Dari Foto di Katalog PDF ke Website yang Bikin Orang Pengen Booking

Ilustrasi website untuk biro perjalanan/hospitality yang paket wisatanya masih dipromosikan lewat katalog PDF dan booking manual.

TRAVELHOSPITALITYVISUAL SHOWCASEBOOKING-FOCUSED

Ini adalah konsep ilustratif, bukan proyek klien nyata — data dan hasil yang ditampilkan adalah contoh untuk mendemonstrasikan apa yang bisa kami buat.

Paket wisata menarik. Tapi promosinya cuma katalog PDF yang dikirim manual.

Tanpa website, calon pelanggan gak bisa lihat detail paket, foto destinasi, dan ketersediaan tanggal sebelum booking — semua masih dikirim manual lewat chat.

travel_agency / booking_intent
Inquiry/Bulan
64
Kirim Katalog Manual
64
Booking Batal Cek Jadwal
18
Tim Sales
2
Info yang DicariJumlah/BulanMudah Ditemukan?
Detail paket & harga142Kirim manual
Foto destinasi96Kirim manual
Ketersediaan tanggal118Tanya manual
Inquiry MasukBooking Terkonfirmasi
Q1Q2Q3Q4

Bukan kurang destinasi menarik. Tapi gak ada tempat buat nunjukkinnya.

01

Paket wisata cuma di katalog PDF

Detail dan harga paket dikirim manual satu-satu ke calon pelanggan lewat chat.

02

Foto destinasi gak terorganisir

Galeri foto tersebar di media sosial, gak ada satu tempat yang representatif.

03

Ketersediaan tanggal ditanya manual

Calon pelanggan harus tanya dulu apakah tanggal yang diinginkan masih tersedia.

Satu alur dari cari paket wisata sampai booking terkonfirmasi.

Website jadi galeri paket yang bisa difilter, ketersediaan tanggal terlihat langsung.

01 / DISCOVER

Pencarian

Calon pelanggan nemu biro perjalanan lewat Google atau media sosial.

02 / EXPLORE

Website

Lihat paket, foto destinasi, dan harga tanpa perlu chat dulu.

03 / CHECK

Cek Ketersediaan

Kalender ketersediaan tanggal terlihat langsung di halaman paket.

04 / BOOK

Form Booking

Isi form booking dengan detail jumlah peserta dan tanggal.

05 / CONFIRM

Konfirmasi

Tim sales konfirmasi booking dengan detail yang sudah lengkap.

Contoh: biro dengan 5 paket wisata unggulan.

Skenario ilustratif berdasarkan pola umum biro perjalanan/hospitality skala kecil-menengah. Angka di bawah adalah contoh untuk menggambarkan sistem, bukan klaim hasil klien.

Skenario Ilustratif

Website showcase & booking untuk biro perjalanan

Biro menawarkan 5 paket wisata unggulan dengan jadwal keberangkatan berbeda. Calon pelanggan perlu lihat detail visual dan ketersediaan sebelum booking.

Tujuan utama: membuat calon pelanggan bisa menjawab tiga pertanyaan sendiri:
  1. Paket apa saja yang tersedia dan berapa harganya?
  2. Seperti apa destinasi dan itinerary-nya?
  3. Tanggal berapa saja yang masih tersedia untuk booking?

Illustrated automation architecture

Website Paket WisataFoto, Itinerary, Harga
Kalender KetersediaanJadwal keberangkatan, Slot tersedia
Form BookingDetail peserta, Notifikasi tim

EXCEPTION → kuota paket penuh → otomatis tampil status penuh dan jadwal berikutnya

5
Contoh Paket Wisata

dengan galeri dan jadwal masing-masing

24/7
Katalog Terbuka

gak perlu kirim manual lagi

1
Kalender Ketersediaan

pengganti tanya jadwal manual

Perubahan utamanya ada di cara calon pelanggan yakin sebelum booking.

Before / katalog PDF manual

  • Paket wisata dikirim manual lewat chat
  • Foto destinasi tersebar di media sosial
  • Ketersediaan tanggal ditanya manual
  • Tim sales jawab pertanyaan sama berulang
  • Proses booking makan waktu lama

After / website showcase & booking

  • Paket wisata bisa dilihat sendiri di website
  • Galeri destinasi tampil profesional
  • Ketersediaan tanggal terlihat real-time
  • Tim sales fokus ke konfirmasi booking
  • Proses booking lebih cepat dan jelas

Bukan cuma galeri foto destinasi.

Website ini bisa dikembangkan bertahap sesuai kebutuhan biro perjalanan.

01

Website & galeri paket wisata

Halaman paket dengan foto destinasi dan itinerary yang bisa diupdate sendiri.

02

Kalender ketersediaan

Slot jadwal keberangkatan terlihat langsung tanpa perlu tanya manual.

03

Form booking terstruktur

Booking dengan detail peserta dan tanggal yang jelas dari awal.

Dari katalog PDF ke website booking, secara bertahap.

  1. 01

    Petakan paket & jadwal keberangkatan

    Kumpulkan detail paket, foto destinasi, dan jadwal yang mau ditampilkan.

    DISCOVERY
  2. 02

    Bangun website & galeri paket

    Desain halaman paket wisata yang menarik dan informatif.

    FOUNDATION
  3. 03

    Pasang kalender ketersediaan

    Slot jadwal keberangkatan terlihat langsung di halaman paket.

    AVAILABILITY
  4. 04

    Hubungkan form booking

    Booking dengan detail peserta dan tanggal yang terstruktur.

    BOOKING
  5. 05

    Tambah lapisan lanjutan

    Kalau dibutuhkan, bisa ditambah pembayaran DP online atau review pelanggan.

    OPTIONAL
← Semua Solusi

Kalau paket wisata masih dikirim manual lewat chat, mungkin yang perlu dibenahi bukan destinasinya — tapi cara orang lihat dan booking itu.