Dari Order Lewat Telepon ke Aplikasi yang Pelanggan Pegang Sendiri

Ilustrasi aplikasi mobile untuk resto/F&B yang ingin punya kanal order dan delivery sendiri, gak cuma bergantung ke aplikasi pihak ketiga.

RESTOORDER DELIVERYAPLIKASI SENDIRILOYALTY

Ini adalah konsep ilustratif, bukan proyek klien nyata — data dan hasil yang ditampilkan adalah contoh untuk mendemonstrasikan apa yang bisa kami buat.

Order masuk dari mana-mana. Tapi resto gak pegang datanya sendiri.

Saat order datang lewat telepon, aplikasi pihak ketiga, dan chat WhatsApp sekaligus, resto sulit lihat pola pelanggan dan harus bagi margin ke platform luar.

resto_orders / channel_overview
Order/Hari
84
Dari App Pihak-3
58
Order Telepon Salah Catat
7
Outlet
2
Kanal OrderOrder/MingguMargin
Aplikasi Pihak-3406Terpotong 20-30%
Telepon112Rawan Salah Catat
WhatsApp98Margin Penuh
Walk-in64Margin Penuh
Total OrderOrder Kanal Sendiri
W1W2W3W4

Bukan kurang order. Tapi kanal order-nya bukan punya resto sendiri.

01

Bergantung ke aplikasi pihak ketiga

Sebagian besar margin terpotong komisi platform, dan data pelanggan bukan milik resto.

02

Order telepon rawan salah catat

Alamat, menu, dan catatan khusus ditulis manual, gampang keliru saat ramai.

03

Gak ada program loyalti sendiri

Pelanggan repeat order tidak punya insentif untuk kembali langsung ke resto, bukan lewat platform luar.

Satu alur dari buka aplikasi sampai makanan sampai di meja pelanggan.

Order, pembayaran, dan tracking berjalan di kanal milik resto sendiri, tanpa potongan komisi pihak ketiga.

01 / OPEN

Buka Aplikasi

Pelanggan pilih menu langsung dari aplikasi resto sendiri.

02 / ORDER

Order & Bayar

Checkout dan pembayaran dalam satu aplikasi, tanpa telepon manual.

03 / KITCHEN

Dapur

Order masuk otomatis ke sistem dapur, tanpa perlu dicatat ulang.

04 / DELIVER

Pengiriman

Pelanggan bisa lacak status pesanan langsung dari aplikasi.

05 / REPEAT

Loyalti

Poin atau promo khusus mendorong pelanggan order lagi lewat aplikasi resto.

Contoh: resto dengan 2 outlet aktif.

Skenario ilustratif berdasarkan pola umum resto/F&B yang order-nya tersebar di banyak kanal berbeda. Angka di bawah adalah contoh untuk menggambarkan sistem, bukan klaim hasil klien.

Skenario Ilustratif

Aplikasi order & delivery milik resto sendiri

Resto punya 2 outlet dan menerima order dari telepon, WhatsApp, dan aplikasi pihak ketiga. Setiap kanal punya cara pencatatan berbeda, dan margin dari platform luar makin menipis.

Tujuan utama: membuat resto bisa menjawab tiga pertanyaan lewat kanal sendiri:
  1. Berapa banyak order yang bisa pindah ke aplikasi sendiri?
  2. Menu apa yang paling laku per outlet?
  3. Pelanggan mana yang layak dapat promo loyalti?

Illustrated automation architecture

Aplikasi RestoMenu, Order & bayar
Sistem DapurAntrian order real-time
Program LoyaltiPoin, Promo repeat order

EXCEPTION → outlet tutup / menu habis → otomatis nonaktif di aplikasi

2
Contoh Outlet

terhubung dalam satu aplikasi

0%
Komisi Platform

untuk order lewat aplikasi sendiri

1
Aplikasi

buat order, bayar, dan lacak pesanan

Perubahan utamanya ada di siapa yang pegang kanal order.

Before / kanal tersebar

  • Order lewat telepon, WA, dan app pihak ketiga
  • Margin terpotong komisi platform
  • Order telepon rawan salah catat
  • Data pelanggan bukan milik resto
  • Gak ada insentif order langsung ke resto

After / aplikasi milik sendiri

  • Order terpusat di aplikasi resto sendiri
  • Margin penuh tanpa potongan komisi
  • Order otomatis masuk ke sistem dapur
  • Data pelanggan tersimpan untuk resto
  • Program loyalti mendorong repeat order

Bukan cuma aplikasi order.

Aplikasi ini bisa dikembangkan bertahap sesuai kebutuhan resto.

01

Aplikasi order & pembayaran

Menu, checkout, dan pembayaran dalam satu aplikasi mobile milik resto.

02

Integrasi sistem dapur

Order masuk otomatis ke tampilan dapur, tanpa dicatat ulang manual.

03

Program loyalti & promo

Poin, voucher, dan promo khusus untuk mendorong pelanggan order langsung.

Dari order manual ke aplikasi sendiri, secara bertahap.

  1. 01

    Petakan kanal order sekarang

    Identifikasi menu, alur order, dan proporsi order dari tiap kanal (telepon, WA, app pihak ketiga).

    DISCOVERY
  2. 02

    Bangun aplikasi & menu

    Desain aplikasi dengan menu, harga, dan foto yang mudah diupdate resto.

    FOUNDATION
  3. 03

    Pasang checkout & pembayaran

    Order dan pembayaran dalam aplikasi, tanpa telepon atau chat manual.

    ORDER
  4. 04

    Hubungkan ke sistem dapur

    Order masuk otomatis ke antrian dapur secara real-time.

    INTEGRATION
  5. 05

    Tambah lapisan lanjutan

    Kalau dibutuhkan, bisa ditambah program loyalti, notifikasi promo, atau tracking pengiriman.

    OPTIONAL
← Semua Solusi

Kalau order masih numpuk di telepon dan aplikasi orang lain, mungkin yang perlu dibenahi bukan menunya — tapi kanal order-nya.