Dari Order Lewat Telepon ke Aplikasi yang Pelanggan Pegang Sendiri
Ilustrasi aplikasi mobile untuk resto/F&B yang ingin punya kanal order dan delivery sendiri, gak cuma bergantung ke aplikasi pihak ketiga.
Ini adalah konsep ilustratif, bukan proyek klien nyata — data dan hasil yang ditampilkan adalah contoh untuk mendemonstrasikan apa yang bisa kami buat.
Order masuk dari mana-mana. Tapi resto gak pegang datanya sendiri.
Saat order datang lewat telepon, aplikasi pihak ketiga, dan chat WhatsApp sekaligus, resto sulit lihat pola pelanggan dan harus bagi margin ke platform luar.
| Kanal Order | Order/Minggu | Margin |
|---|---|---|
| Aplikasi Pihak-3 | 406 | Terpotong 20-30% |
| Telepon | 112 | Rawan Salah Catat |
| 98 | Margin Penuh | |
| Walk-in | 64 | Margin Penuh |
Bukan kurang order. Tapi kanal order-nya bukan punya resto sendiri.
Bergantung ke aplikasi pihak ketiga
Sebagian besar margin terpotong komisi platform, dan data pelanggan bukan milik resto.
Order telepon rawan salah catat
Alamat, menu, dan catatan khusus ditulis manual, gampang keliru saat ramai.
Gak ada program loyalti sendiri
Pelanggan repeat order tidak punya insentif untuk kembali langsung ke resto, bukan lewat platform luar.
Satu alur dari buka aplikasi sampai makanan sampai di meja pelanggan.
Order, pembayaran, dan tracking berjalan di kanal milik resto sendiri, tanpa potongan komisi pihak ketiga.
Buka Aplikasi
Pelanggan pilih menu langsung dari aplikasi resto sendiri.
Order & Bayar
Checkout dan pembayaran dalam satu aplikasi, tanpa telepon manual.
Dapur
Order masuk otomatis ke sistem dapur, tanpa perlu dicatat ulang.
Pengiriman
Pelanggan bisa lacak status pesanan langsung dari aplikasi.
Loyalti
Poin atau promo khusus mendorong pelanggan order lagi lewat aplikasi resto.
Contoh: resto dengan 2 outlet aktif.
Skenario ilustratif berdasarkan pola umum resto/F&B yang order-nya tersebar di banyak kanal berbeda. Angka di bawah adalah contoh untuk menggambarkan sistem, bukan klaim hasil klien.
Aplikasi order & delivery milik resto sendiri
Resto punya 2 outlet dan menerima order dari telepon, WhatsApp, dan aplikasi pihak ketiga. Setiap kanal punya cara pencatatan berbeda, dan margin dari platform luar makin menipis.
- Berapa banyak order yang bisa pindah ke aplikasi sendiri?
- Menu apa yang paling laku per outlet?
- Pelanggan mana yang layak dapat promo loyalti?
Illustrated automation architecture
EXCEPTION → outlet tutup / menu habis → otomatis nonaktif di aplikasi
- 2
- Contoh Outlet
- 0%
- Komisi Platform
- 1
- Aplikasi
terhubung dalam satu aplikasi
untuk order lewat aplikasi sendiri
buat order, bayar, dan lacak pesanan
Perubahan utamanya ada di siapa yang pegang kanal order.
Before / kanal tersebar
- Order lewat telepon, WA, dan app pihak ketiga
- Margin terpotong komisi platform
- Order telepon rawan salah catat
- Data pelanggan bukan milik resto
- Gak ada insentif order langsung ke resto
After / aplikasi milik sendiri
- Order terpusat di aplikasi resto sendiri
- Margin penuh tanpa potongan komisi
- Order otomatis masuk ke sistem dapur
- Data pelanggan tersimpan untuk resto
- Program loyalti mendorong repeat order
Bukan cuma aplikasi order.
Aplikasi ini bisa dikembangkan bertahap sesuai kebutuhan resto.
Aplikasi order & pembayaran
Menu, checkout, dan pembayaran dalam satu aplikasi mobile milik resto.
Integrasi sistem dapur
Order masuk otomatis ke tampilan dapur, tanpa dicatat ulang manual.
Program loyalti & promo
Poin, voucher, dan promo khusus untuk mendorong pelanggan order langsung.
Dari order manual ke aplikasi sendiri, secara bertahap.
- 01DISCOVERY
Petakan kanal order sekarang
Identifikasi menu, alur order, dan proporsi order dari tiap kanal (telepon, WA, app pihak ketiga).
- 02FOUNDATION
Bangun aplikasi & menu
Desain aplikasi dengan menu, harga, dan foto yang mudah diupdate resto.
- 03ORDER
Pasang checkout & pembayaran
Order dan pembayaran dalam aplikasi, tanpa telepon atau chat manual.
- 04INTEGRATION
Hubungkan ke sistem dapur
Order masuk otomatis ke antrian dapur secara real-time.
- 05OPTIONAL
Tambah lapisan lanjutan
Kalau dibutuhkan, bisa ditambah program loyalti, notifikasi promo, atau tracking pengiriman.