Dari Dokumen di Lemari Firma ke SaaS yang Dipakai Banyak Firma Hukum

Ilustrasi produk SaaS legal practice management untuk firma hukum kecil-menengah yang butuh sistem kasus, dokumen, dan billing dalam satu langganan.

SAASLEGAL PRACTICECASE & DOCUMENTBILLING

Ini adalah konsep ilustratif, bukan proyek klien nyata — data dan hasil yang ditampilkan adalah contoh untuk mendemonstrasikan apa yang bisa kami buat.

Tiap firma kelola kasus sendiri. Billing jam kerja masih dihitung manual.

Saat tiap firma hukum mengelola kasus, dokumen, dan billing dengan cara sendiri-sendiri, sulit membangun satu produk SaaS yang bisa dipakai berlangganan oleh banyak firma dengan konsisten.

legal_saas / tenant_overview
Firma Terdaftar
7
Kasus Terkelola
186
Billing Manual
3
Staf per Firma Rata-rata
8
FirmaKasus AktifStatus Sistem
Firma Hukum Adil32Otomatis
Kantor Hukum Sentosa18Manual
Firma Bijaksana24Otomatis
Kantor Hukum Mandiri14Sebagian Manual
Total FirmaFirma Billing Otomatis
Q1Q2Q3Q4

Bukan kurang firma yang butuh sistem. Tapi tiap firma kelola kasus & billing sendiri.

01

Kasus & dokumen dikelola terpisah per firma

Sebagian masih arsip fisik, sulit ditarik jadi satu produk yang konsisten.

02

Billable hours dihitung manual

Jam kerja pengacara per kasus dicatat manual, rawan selisih dan telat ditagih.

03

Sulit scale ke firma lain

Menambah firma baru berarti bikin alur kasus dan billing dari nol lagi.

Satu produk, dipakai berlangganan oleh banyak firma hukum sekaligus.

Tiap firma dapat ruang kerja sendiri (multi-tenant), tapi berjalan di atas satu sistem yang sama.

01 / ONBOARD

Firma Daftar

Firma hukum baru mendaftar dan mendapat ruang kerja (tenant) sendiri.

02 / SETUP

Setup Kasus & Klien

Data kasus, klien, dan rate billing dimasukkan ke sistem.

03 / OPERATE

Operasional Harian

Tim kelola dokumen kasus dan catat jam kerja lewat satu sistem.

04 / BILL

Billing Otomatis

Invoice dibuat otomatis dari billable hours yang tercatat.

05 / SCALE

Firma Baru

Firma lain bisa onboarding dengan proses yang sama.

Contoh: SaaS dengan 7 firma hukum berlangganan.

Skenario ilustratif berdasarkan pola umum firma hukum kecil-menengah yang masing-masing masih kelola kasus & billing berbeda. Angka di bawah adalah contoh untuk menggambarkan sistem, bukan klaim hasil klien.

Skenario Ilustratif

SaaS multi-tenant untuk manajemen praktik hukum

7 firma hukum independen ingin punya sistem kasus dan billing yang sama, tapi datanya harus tetap terpisah antar firma. Masing-masing butuh kasus, dokumen, dan billing sendiri.

Tujuan utama: membuat satu produk bisa menjawab tiga kebutuhan sekaligus:
  1. Bagaimana data tiap firma tetap terpisah dan aman?
  2. Bagaimana firma baru bisa onboarding cepat?
  3. Bagaimana billing dibuat otomatis dari jam kerja tercatat?

Illustrated automation architecture

Tenant FirmaKasus, Dokumen, Klien
Core PlatformMulti-tenant, Data terpisah aman
Billing EngineBillable hours, Invoice otomatis

EXCEPTION → invoice lewat jatuh tempo → reminder otomatis ke klien & firma

7
Contoh Firma Hukum

berlangganan dalam satu platform

1
Codebase

dipakai semua firma (multi-tenant)

0
Billing Manual

buat firma yang sudah pakai sistem

Perubahan utamanya ada di cara firma-firma ini kelola kasus & billing sekaligus.

Before / arsip & catatan manual

  • Tiap firma kelola kasus & dokumen sendiri
  • Billable hours dicatat manual
  • Onboarding firma baru dibangun dari nol
  • Sulit lihat performa lintas firma
  • Update proses dilakukan satu-satu

After / satu SaaS multi-tenant

  • Semua firma pakai sistem yang sama
  • Billing terbuat otomatis dari jam kerja
  • Firma baru onboarding dalam hitungan hari
  • Performa lintas firma terlihat di satu dashboard
  • Update fitur berlaku otomatis ke semua firma

Bukan cuma satu aplikasi kasus.

Produk ini bisa dikembangkan bertahap sesuai jumlah firma yang bergabung.

01

Platform multi-tenant

Satu produk yang bisa dipakai banyak firma dengan data yang tetap terpisah aman.

02

Manajemen kasus & dokumen

Kasus, dokumen, dan klien dalam satu sistem per firma.

03

Billing otomatis

Invoice dibuat otomatis dari billable hours yang tercatat, tanpa hitung manual.

Dari arsip manual ke satu SaaS legal, secara bertahap.

  1. 01

    Petakan kebutuhan lintas firma

    Identifikasi proses yang sama di semua firma (kasus, dokumen, billing) sebagai basis produk.

    DISCOVERY
  2. 02

    Bangun arsitektur multi-tenant

    Struktur data yang memastikan tiap firma terpisah aman dalam satu sistem.

    FOUNDATION
  3. 03

    Bangun modul inti

    Kasus, dokumen, dan tracking jam kerja sebagai fitur utama produk.

    CORE PRODUCT
  4. 04

    Otomatiskan billing

    Invoice dibuat otomatis dari data jam kerja yang tercatat.

    AUTOMATION
  5. 05

    Tambah lapisan lanjutan

    Kalau dibutuhkan, bisa ditambah portal klien atau integrasi payment gateway.

    OPTIONAL
← Semua Solusi

Kalau billable hours masih dihitung manual tiap firma, mungkin yang perlu dibangun bukan aplikasi satu firma — tapi produk yang bisa dipakai semuanya.